1. kuatkan niat. niat bukan cuma bicara saja, tapi harus di resapi di hati. dan agar niatnya lebih mantap maka:
2. ajak teman yang dekat dengan anda untuk ikut serta dalam niat anda tersebut, yaitu dengan cara:
3. beri kekuasaan padanya untuk selalu mengingatkan niat anda tersebut. termasuk untuk melakukan tindakan misalnya mengambil rokok yang sedang anda hisap, menyembunyikan rokok yang anda beli. dan anda:
4. tidak boleh marah, tapi anda harus bersyukur masih ada orang yang ikut serta memperhatikan kesehatan anda dari racun kimia dalam rokok, sehingga mencegah anda dari minimal kanker paru dan kanker kantong ...
5. dan untuk mencegah pusing anda karena putus hubungan dengan rokok, terutama setelah makan, coba cari permen yang hangat atau pedas.
6. 2 s/d 3 tak bermanfaat bila no. 1 tidak diyakini. jadi....
SELAMAT MENCOBA dan SEMOGA SUKSES, INGAT ISILAH HIDUP INI DENGAN YANG LEBIH BERMANFAAT
Kamis, 09 Juli 2009
Senin, 06 Juli 2009
Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2008
1. Program Pengembangan Wajib
1. Program Lansia dan Remaja
Pelaksanaan pemeriksaan Lansia di Posbindu sesuai dengan jadwal tahunan dilaksanakan oleh petugas Puskesmas. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain penimbangan Berat Badan dan pengukuran Tinggi Badan bagi Lansia baru.
Beberapa kegiatan lainnya adalah;
Mengadakan Senam Lansia
Pelatihan Kader Lansia
Pembinaan Mental
Rekreasi
Untuk kegiatan bagi remaja yang telah dilakukan antara lain:
a. PENJARINGAN/PEMERIKSAAN KESEHATAN
b. KONSELING REMAJA
c. PELATIHAN-PELATIHAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN
1. Melatih Kader Remaja di dalam Puskesmas dan di sekolah – sekolah yaitu melatih kader remaja yang terdiri dari anak SBH dengan jadwal :
- Anak SBH Soebono Mantofani setiap hari Sabtu
- Anak SBH Madinatunnajah setiap hari Jum’at
2. Pelatihan Kader PPKS di WTC Serpong dilaksanakan setiap hari Minggu yang dikirim dari SMAN 4 Ciputat sebanyak 2 orang.
3. Pelatihan Kader Jumantik dari anak SBH Madinatunnajah sebanyak 10 orang pada bulan Oktobrer 2008 oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
4. Pelatihan Kader PHBS oleh anak SBH Madinatunnajah sebanyak 10 orang.
d. PENYULUHAN
1. Penyuluhan tentang narkoba pada SMAN 4 Ciputat dilaksanakan pada bulan Agustus 2008 dengan peserta 50 orang.
2. Penyuluhan tentang narkoba pada Karang Taruna desa Serua dilaksanakan pada bulan Oktober 2008 dengan peserta 50 orang.
2. Program UKS/UKGS
1. Pengkajian PHBS : Dilaksanakan pada 29 SD/ MI dan 9 SLTP
2. Pemberian obat cacing : Diberikan pada siswa kelas I,untuk pencegahan kecacingan dan dilakukan di semua SD/MI
3. Pelatihan Dokter Kecil : dilaksanakan di 3 sekolah masing masing yaitu 10% dari jumlah murid, dilaksanakan di SDN Tri Tunggal, MI Madinantunajah, dan SD Jombang V. Dari tiga SD/MI tersebut salah satunya (MI Madinantunajah) diikut sertakan mengikuti lomba cerdas cermat tingkat Kabupaten dan meraih juara ke dua.
4. BIAS : dilaksanakan di 29 SD/MI
3. Program NAPZA
- Pelatihan Kader PPKS di WTC Serpong dilaksanakan setiap hari Minggu yang dikirim dari SMAN 4 Ciputat sebanyak 2 orang.
- Pelatihan Kader Karang Taruna di WTC Serpong, yang dikirim dari Kelurahan Serua sebanyak 2 orang
PENYULUHAN
- Penyuluhan tentang narkoba pada SMAN 4 Ciputat dilaksanakan pada bulan Agustus 2008 dengan peserta 50 orang
- Penyuluhan tentang narkoba pada Karang Taruna desa Serua dilaksanakan pada bulan Oktober 2008 dengan peserta 50 orang
2. Program Pengembangan Pilihan
1. Pelayanan Kesehatan Mata, THT, dan
Pelaksanaan Operasi Katarak
Pelaksanaan pemeriksaan telinga dan hidung serta tenggorokan disekolah dasar belum mencapai hasil yang asimal. Hal ini karena padatnya jadwal keluar gedung sedangkan petugasnya terbatas.
2. Pelayanan Kesehatan Jiwa
Penentuan diagnosa terhadap pasien sakit jiwa sangat sulit dilaksanakan karena tidak ada ruang khusus untuk melakukan pemeriksaan secara menyeuluruh, Kasus jiwa yang ditemukan dan diperiksa dari seluruh kunjungan yang ada adalah berdasarkan keluhan utama yang disampaikan pasien secara singkat.
3. Program UKMD
Pelaksanaan pemeriksaan gigi di Posyandu, sebagai kegiatan UKGMD, belum mencapai seluruh Posyandu. Hal ini terutama karena masih rendahnya keinginan masyarakat untuk sekedar memeriksaan giginya di Posyandu.
Sedangkan untuk pemeriksaan di sekolah (UKGS), baru dapat dilaksanakan di TK dan SD/MI saja, belum dapat dilaksanakan di SLTP/SLTA.
4. Pelayanan Kesehatan Askes dan Jamsostek
Jumlah anggota Askes yang berkunjung ke Puskesmas selama tahun 2008 adalah 1787 orang,
Jumlah anggota Jamsostek yang berkunjung ke Puskesmas selama tahun 2008 adalah 213 orang,
5. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Jumlah Asuhan keperawatan pada keluarga selama tahun 2008 sebanyak 990 keluarga yang terdiri antara lain asuhan keperawatan untuk penderita TBC, Bayi/Balita kurang Gizi, Bumil Resti/Gakin, Bufas Resti/Gakin, Neonatal Resti/Gakin, Penderita Kusta, Gakin dengan penyakit yang dirujuk ke Rumah Sakit. Dan 14% diantaranya telah selesai kegiatan Asuhan Keperawatnnya, sisanya akan diteruskan pada tahun 2009
1. Program Lansia dan Remaja
Pelaksanaan pemeriksaan Lansia di Posbindu sesuai dengan jadwal tahunan dilaksanakan oleh petugas Puskesmas. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain penimbangan Berat Badan dan pengukuran Tinggi Badan bagi Lansia baru.
Beberapa kegiatan lainnya adalah;
Mengadakan Senam Lansia
Pelatihan Kader Lansia
Pembinaan Mental
Rekreasi
Untuk kegiatan bagi remaja yang telah dilakukan antara lain:
a. PENJARINGAN/PEMERIKSAAN KESEHATAN
b. KONSELING REMAJA
c. PELATIHAN-PELATIHAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN
1. Melatih Kader Remaja di dalam Puskesmas dan di sekolah – sekolah yaitu melatih kader remaja yang terdiri dari anak SBH dengan jadwal :
- Anak SBH Soebono Mantofani setiap hari Sabtu
- Anak SBH Madinatunnajah setiap hari Jum’at
2. Pelatihan Kader PPKS di WTC Serpong dilaksanakan setiap hari Minggu yang dikirim dari SMAN 4 Ciputat sebanyak 2 orang.
3. Pelatihan Kader Jumantik dari anak SBH Madinatunnajah sebanyak 10 orang pada bulan Oktobrer 2008 oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
4. Pelatihan Kader PHBS oleh anak SBH Madinatunnajah sebanyak 10 orang.
d. PENYULUHAN
1. Penyuluhan tentang narkoba pada SMAN 4 Ciputat dilaksanakan pada bulan Agustus 2008 dengan peserta 50 orang.
2. Penyuluhan tentang narkoba pada Karang Taruna desa Serua dilaksanakan pada bulan Oktober 2008 dengan peserta 50 orang.
2. Program UKS/UKGS
1. Pengkajian PHBS : Dilaksanakan pada 29 SD/ MI dan 9 SLTP
2. Pemberian obat cacing : Diberikan pada siswa kelas I,untuk pencegahan kecacingan dan dilakukan di semua SD/MI
3. Pelatihan Dokter Kecil : dilaksanakan di 3 sekolah masing masing yaitu 10% dari jumlah murid, dilaksanakan di SDN Tri Tunggal, MI Madinantunajah, dan SD Jombang V. Dari tiga SD/MI tersebut salah satunya (MI Madinantunajah) diikut sertakan mengikuti lomba cerdas cermat tingkat Kabupaten dan meraih juara ke dua.
4. BIAS : dilaksanakan di 29 SD/MI
3. Program NAPZA
- Pelatihan Kader PPKS di WTC Serpong dilaksanakan setiap hari Minggu yang dikirim dari SMAN 4 Ciputat sebanyak 2 orang.
- Pelatihan Kader Karang Taruna di WTC Serpong, yang dikirim dari Kelurahan Serua sebanyak 2 orang
PENYULUHAN
- Penyuluhan tentang narkoba pada SMAN 4 Ciputat dilaksanakan pada bulan Agustus 2008 dengan peserta 50 orang
- Penyuluhan tentang narkoba pada Karang Taruna desa Serua dilaksanakan pada bulan Oktober 2008 dengan peserta 50 orang
2. Program Pengembangan Pilihan
1. Pelayanan Kesehatan Mata, THT, dan
Pelaksanaan Operasi Katarak
Pelaksanaan pemeriksaan telinga dan hidung serta tenggorokan disekolah dasar belum mencapai hasil yang asimal. Hal ini karena padatnya jadwal keluar gedung sedangkan petugasnya terbatas.
2. Pelayanan Kesehatan Jiwa
Penentuan diagnosa terhadap pasien sakit jiwa sangat sulit dilaksanakan karena tidak ada ruang khusus untuk melakukan pemeriksaan secara menyeuluruh, Kasus jiwa yang ditemukan dan diperiksa dari seluruh kunjungan yang ada adalah berdasarkan keluhan utama yang disampaikan pasien secara singkat.
3. Program UKMD
Pelaksanaan pemeriksaan gigi di Posyandu, sebagai kegiatan UKGMD, belum mencapai seluruh Posyandu. Hal ini terutama karena masih rendahnya keinginan masyarakat untuk sekedar memeriksaan giginya di Posyandu.
Sedangkan untuk pemeriksaan di sekolah (UKGS), baru dapat dilaksanakan di TK dan SD/MI saja, belum dapat dilaksanakan di SLTP/SLTA.
4. Pelayanan Kesehatan Askes dan Jamsostek
Jumlah anggota Askes yang berkunjung ke Puskesmas selama tahun 2008 adalah 1787 orang,
Jumlah anggota Jamsostek yang berkunjung ke Puskesmas selama tahun 2008 adalah 213 orang,
5. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Jumlah Asuhan keperawatan pada keluarga selama tahun 2008 sebanyak 990 keluarga yang terdiri antara lain asuhan keperawatan untuk penderita TBC, Bayi/Balita kurang Gizi, Bumil Resti/Gakin, Bufas Resti/Gakin, Neonatal Resti/Gakin, Penderita Kusta, Gakin dengan penyakit yang dirujuk ke Rumah Sakit. Dan 14% diantaranya telah selesai kegiatan Asuhan Keperawatnnya, sisanya akan diteruskan pada tahun 2009
Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2008
5. Penyehatan Lingkungan
pemeriksaan Rumah di wilayah kerja Puskesmas Jombang belum semuanya mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini terutama karena belum adanya petugas khusus sanitasi yang dapat dengan leluasa melaksanakan pemeriksaan ke rumah-rumah di wilayah kerja Puskesmas Jombang.
6. Pelayanan Pengobatan
Jumlah kunjungan ke Puskesma Jombang rata-rata setiap bulannya adalah 2781 orang. Hal ini menunjukan bahwa makin timgginya kepercayaan masyarakat yang ada disekitar Puskesmas yang datang berobat. Hanya saat ini untuk pelayanan terhadap perawatan Gigi masih harus dibatasi karena terbatasnya petugas pemberi pelayanan gigi. Demikina pula pelayanan terhadap Lansia, belum dapat dilaksanakan secara maksimal karena terbatasnya petugas untuk melakukan pelayanan secara khusus.
pemeriksaan Rumah di wilayah kerja Puskesmas Jombang belum semuanya mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini terutama karena belum adanya petugas khusus sanitasi yang dapat dengan leluasa melaksanakan pemeriksaan ke rumah-rumah di wilayah kerja Puskesmas Jombang.
6. Pelayanan Pengobatan
Jumlah kunjungan ke Puskesma Jombang rata-rata setiap bulannya adalah 2781 orang. Hal ini menunjukan bahwa makin timgginya kepercayaan masyarakat yang ada disekitar Puskesmas yang datang berobat. Hanya saat ini untuk pelayanan terhadap perawatan Gigi masih harus dibatasi karena terbatasnya petugas pemberi pelayanan gigi. Demikina pula pelayanan terhadap Lansia, belum dapat dilaksanakan secara maksimal karena terbatasnya petugas untuk melakukan pelayanan secara khusus.
Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2008
4. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
a. IMUNISASI
i. Pelaksanaan Imunisasi dasar di Posyandu dan Puskesmas
BCG, DPT-Hb, Polio, Campak, HB-0.
ii. Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)
Pelaksanaan Bias di SD/MI selama tahun 2008 bagi murid kelas 1 s/d 3 dengan jenis imuniasi DT, TT, dan Campak,.
iii. Pengawasan KIPI
Kejadian kasus KIPI, diantaranya adalah pembengkakan pada loksasi penyuntikan serta demam setelah imunisasi masih ditemukan. Tetapi sangat rendah dan dapat di tanggulangi dengan baik oleh Puskesmas.
b. D.B.D (DEMAM BERDARAH DENGUE)
Kejadian kemungkinan DBD yang dilaporkan lebih dari 20 kasus. Sedangkan. Kasus yang dilaporkan ke Dinkes Kab. Tangerang adalah kasus penyakit yang mempunyai KDRS sebanyak 14 kasus. Sedangkan sisanya tidak memilki KDRS, hanya berdasarkan laporan lisan saja, Dari kasus yang dilaporkan, telah dilakukan pemeriksaan jentik sebanayk dan ditindaklanjuti dengan fogging dan abatisasi. Kegiatan voging dilakukan baik oleh Puskesmas maupun inisiatif warga (swadaya)
c. PENYAKIT KELAMIN
Penanganan kasus Penyakit Kelamin di Puskesmas Jombang meliputi rujukan pemeriksaan Laboratrium serta penyuluhan kesehatan kepada penderita maupun pasangannya.
d. DIARE dan ISPA
Penemuan kasus Diare oleh Kader dari seluruh kasus yang ditemukan mencapai 30 %. Hal ini menunjukan semakin baiknya kemampuan kader dalam menemukan dan melaporkan kasus Diare tersebut. Demikian pula dalam pemberian pertolongan pertama pada kasus diare berupa pemberian oralit rata-rata setiap kasus diberi oralit sebanyak 6 bungkus. Hal tersebut sesuai standar pertolongan pertama pada kasus diare oleh Kader. Dan selama tahun 2008 tidak terjadi KLB diare di 3 kelurahan binaan.
Pada penemuan kasus Pneomonia yang dilakukan di Puskesmas dibandingkan dengan kasus Ispa non-Pnemonia masih rendah (1%).
e. TBC PARU-PARU
Penemuan penderita TB Paru (+) di Wilayah Kerja di UPT Puskesmas Jombang masih belum mencapai target. Hal ini dikarenakan terlalu ketatnya untuk menentukan suspek TB. Dan masih belum mengertinya anggota masyarakat yang memilki gejala penyakit TB untuk segera berobat/memeriksakan ke Puskesmas.
f. KUSTA
Sebagian besar penemuan tersebut pada saat penderita secara sukarela datang berobat ke Puskesmas. Hal tersebuit menandakan masih ada kemungkinan ditemukannya penderita baru bila dilakukan pwencarian kasus ke daerah yang ada penderita kustanya.
a. IMUNISASI
i. Pelaksanaan Imunisasi dasar di Posyandu dan Puskesmas
BCG, DPT-Hb, Polio, Campak, HB-0.
ii. Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)
Pelaksanaan Bias di SD/MI selama tahun 2008 bagi murid kelas 1 s/d 3 dengan jenis imuniasi DT, TT, dan Campak,.
iii. Pengawasan KIPI
Kejadian kasus KIPI, diantaranya adalah pembengkakan pada loksasi penyuntikan serta demam setelah imunisasi masih ditemukan. Tetapi sangat rendah dan dapat di tanggulangi dengan baik oleh Puskesmas.
b. D.B.D (DEMAM BERDARAH DENGUE)
Kejadian kemungkinan DBD yang dilaporkan lebih dari 20 kasus. Sedangkan. Kasus yang dilaporkan ke Dinkes Kab. Tangerang adalah kasus penyakit yang mempunyai KDRS sebanyak 14 kasus. Sedangkan sisanya tidak memilki KDRS, hanya berdasarkan laporan lisan saja, Dari kasus yang dilaporkan, telah dilakukan pemeriksaan jentik sebanayk dan ditindaklanjuti dengan fogging dan abatisasi. Kegiatan voging dilakukan baik oleh Puskesmas maupun inisiatif warga (swadaya)
c. PENYAKIT KELAMIN
Penanganan kasus Penyakit Kelamin di Puskesmas Jombang meliputi rujukan pemeriksaan Laboratrium serta penyuluhan kesehatan kepada penderita maupun pasangannya.
d. DIARE dan ISPA
Penemuan kasus Diare oleh Kader dari seluruh kasus yang ditemukan mencapai 30 %. Hal ini menunjukan semakin baiknya kemampuan kader dalam menemukan dan melaporkan kasus Diare tersebut. Demikian pula dalam pemberian pertolongan pertama pada kasus diare berupa pemberian oralit rata-rata setiap kasus diberi oralit sebanyak 6 bungkus. Hal tersebut sesuai standar pertolongan pertama pada kasus diare oleh Kader. Dan selama tahun 2008 tidak terjadi KLB diare di 3 kelurahan binaan.
Pada penemuan kasus Pneomonia yang dilakukan di Puskesmas dibandingkan dengan kasus Ispa non-Pnemonia masih rendah (1%).
e. TBC PARU-PARU
Penemuan penderita TB Paru (+) di Wilayah Kerja di UPT Puskesmas Jombang masih belum mencapai target. Hal ini dikarenakan terlalu ketatnya untuk menentukan suspek TB. Dan masih belum mengertinya anggota masyarakat yang memilki gejala penyakit TB untuk segera berobat/memeriksakan ke Puskesmas.
f. KUSTA
Sebagian besar penemuan tersebut pada saat penderita secara sukarela datang berobat ke Puskesmas. Hal tersebuit menandakan masih ada kemungkinan ditemukannya penderita baru bila dilakukan pwencarian kasus ke daerah yang ada penderita kustanya.
Kegiatan yang dilakukan selama tahun 2008
3. Perbaikan Gizi
a. pemantauan Gizi balita di Posyandu
b. pemeriksaan garam beryodium
c. pemberian Vit A Bayi, Balita, dan Nifas
d. pemberian FE Bumil
a. pemantauan Gizi balita di Posyandu
b. pemeriksaan garam beryodium
c. pemberian Vit A Bayi, Balita, dan Nifas
d. pemberian FE Bumil
Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2008
2. Kesehatan Ibu dan Anak
a. Kesehatan Ibu dan pelayanan KB
i. Pembinaan Dukun terlatih
Dukun paraji yang dibina sebanyak 10 orang, dari 10 Dukun paraji yang ada. Pembinaan dilakukan setiap 3 bulan sekali, yang meliputi pelatihan perawatan ibu nifas dan neonatal. Telah disepakati bahwa dukun terlatih tersebut tidak lagi diijinkan untuk menolong persalinan. Tetapi menjadi mitra bidan dalam menangani persalinan, terutama untuk perawatan ibu dan anak setelah melahirkan.
ii. Penyuluhan Kesehatan
Penyuluhan kesehatan dilakukan terutama bagi Bumil dan Bufas. Dengan materi utama adalah Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Selain itu juga dilakukan penyuluhan tentang Kesehatan Reproduksi.
iii. Pelayanan KB
Cakupan peserta KB aktif yang tercatat di Puskesmas masih rendah dibandingkan jumlah PUS yang ada (63,63%). Hal ini terutama disebabkan kurang lancarnya pelaporan hasil kegiatan pelayanan KB dari Yankes Swasta
b. Kesehatan Anak
i. Penyuluhan Kesehatan
Materi utama dari penyuluhan yang dilakukan adalah tentang Asi Eklsuif. Penyuluhan tersebut dilakukan di Posyandu dan saat Rakordes. Penyuluhan kesehatan pun dilakukan saat kunjungan ke TK dan SD dengan materi terutama tentang Kebersihan Diri.
ii. Kunjungan TK dan/ SD
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di TK maupun SD masih belum maksimal, masing-masing dibawah 2% dibandingkan seluruh siswa/i TK dan SD tersebut. Hal ini terutama padatnya jadwal petugas selama tahun 2008, sehingga jadwal kunjungan ke TK/SD tidak dapat maksimal menjangkau seluruh sekolah.
a. Kesehatan Ibu dan pelayanan KB
i. Pembinaan Dukun terlatih
Dukun paraji yang dibina sebanyak 10 orang, dari 10 Dukun paraji yang ada. Pembinaan dilakukan setiap 3 bulan sekali, yang meliputi pelatihan perawatan ibu nifas dan neonatal. Telah disepakati bahwa dukun terlatih tersebut tidak lagi diijinkan untuk menolong persalinan. Tetapi menjadi mitra bidan dalam menangani persalinan, terutama untuk perawatan ibu dan anak setelah melahirkan.
ii. Penyuluhan Kesehatan
Penyuluhan kesehatan dilakukan terutama bagi Bumil dan Bufas. Dengan materi utama adalah Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Selain itu juga dilakukan penyuluhan tentang Kesehatan Reproduksi.
iii. Pelayanan KB
Cakupan peserta KB aktif yang tercatat di Puskesmas masih rendah dibandingkan jumlah PUS yang ada (63,63%). Hal ini terutama disebabkan kurang lancarnya pelaporan hasil kegiatan pelayanan KB dari Yankes Swasta
b. Kesehatan Anak
i. Penyuluhan Kesehatan
Materi utama dari penyuluhan yang dilakukan adalah tentang Asi Eklsuif. Penyuluhan tersebut dilakukan di Posyandu dan saat Rakordes. Penyuluhan kesehatan pun dilakukan saat kunjungan ke TK dan SD dengan materi terutama tentang Kebersihan Diri.
ii. Kunjungan TK dan/ SD
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di TK maupun SD masih belum maksimal, masing-masing dibawah 2% dibandingkan seluruh siswa/i TK dan SD tersebut. Hal ini terutama padatnya jadwal petugas selama tahun 2008, sehingga jadwal kunjungan ke TK/SD tidak dapat maksimal menjangkau seluruh sekolah.
Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2008
1. Promosi Kesehatan
a) Bina Upaya Pelayanan Terpadu
Selama tahun 2008 dari 51 Posyandu yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas dan menyebar di tiga Kelurahan binaan, 49 diantaranya adalah posyandu yang aktif dalam melaksanakan kegiatanya. Sedangkan 3 posyandu yang tidak aktif antara lain karena kurang/turunnya sasaran Bayi dan Balita di wilayah posyandu tersebut, dan/ kurang/tidak aktif kembali kader di posyandu tersebut.
b) Bina Upaya Kesehatan Tradisional
Kegiatan yang telah dilakukan adalah pembinaan Toga di beberapa Posyandu. Tetapi hasilnya belum maksimal karena kurangnya lahan untuk penanaman Toga dan rendahnya rasa manfaat dari Toga tersebut
c) Bina Peran Generasi Muda
1. PPKS SMA Dwiputra : 3 orang
2. SBH MA Soebono M : 11 orang
3. SBH MA Madinatunajah : 11 orang
4. Kader Remaja SMA N 6 Ciputat : 2 orang
d) Penyuluhan Kelompok
1. Penyuluhan Kelompok Pria/Wanita/Masa
Penyuluhan kelompok dilakukan 1 bulan sekali di tiga kelurahan binaan dalam acara Rakor. Dan juga dalam kegiatan kelompok pengajian serta dalam kegiatan kunjungan Posyandu. Juga pada Institusi Pendidikan.
Materi yang disampaikan diseuaikan dengan kondisi pada bulan tersebut, seperti bulan Februari dan Agustus: tentang Vit A, bulan Desember dan Januari tentang DBD, dan tergantung kasus yang sering terjadi seperti: Flu Burung, atau bila terjadi kasus penyakit menular lainya seperti: Filariasis
2. Penyuluhan Kelompok Remaja
Penyuluhan kelompok remaja ditujukan kepada siswa-siswa sekolah setingkat SLTP dan SLTA dan dilaksanakan pada saat tahun ajaran baru dengan sasaran siswa baru. Adapun materi yang diberikanm antara lain: Napza, Kesehatan Reproduksi, IMS/Aids.
3. Pemasangan Spanduk
Pemasangan spanduk dilakukan setiap ada kegiatan yang di buat sendiri oleh Puskesmas dan setiap mendapatkannya dari Dinas Kesehatan. Spanduk yang di pasang di Wilayah Kerja Puskesmas Jombang antara lain: PelaksanaanTB Paru, Vitamin A, DBD, HKN, dan Flu Burung, serta Larangan Merokok.
4. Pemasangan Poster
Pemasangan Poster dilakukan terutama di Puskesmas, Posyandu dan Posbindu serta Sekolah, juga beberapa tempat umum lainnya seperti Kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan, Stasiun dan di pinggir jalan yang strategis.
a) Bina Upaya Pelayanan Terpadu
Selama tahun 2008 dari 51 Posyandu yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas dan menyebar di tiga Kelurahan binaan, 49 diantaranya adalah posyandu yang aktif dalam melaksanakan kegiatanya. Sedangkan 3 posyandu yang tidak aktif antara lain karena kurang/turunnya sasaran Bayi dan Balita di wilayah posyandu tersebut, dan/ kurang/tidak aktif kembali kader di posyandu tersebut.
b) Bina Upaya Kesehatan Tradisional
Kegiatan yang telah dilakukan adalah pembinaan Toga di beberapa Posyandu. Tetapi hasilnya belum maksimal karena kurangnya lahan untuk penanaman Toga dan rendahnya rasa manfaat dari Toga tersebut
c) Bina Peran Generasi Muda
1. PPKS SMA Dwiputra : 3 orang
2. SBH MA Soebono M : 11 orang
3. SBH MA Madinatunajah : 11 orang
4. Kader Remaja SMA N 6 Ciputat : 2 orang
d) Penyuluhan Kelompok
1. Penyuluhan Kelompok Pria/Wanita/Masa
Penyuluhan kelompok dilakukan 1 bulan sekali di tiga kelurahan binaan dalam acara Rakor. Dan juga dalam kegiatan kelompok pengajian serta dalam kegiatan kunjungan Posyandu. Juga pada Institusi Pendidikan.
Materi yang disampaikan diseuaikan dengan kondisi pada bulan tersebut, seperti bulan Februari dan Agustus: tentang Vit A, bulan Desember dan Januari tentang DBD, dan tergantung kasus yang sering terjadi seperti: Flu Burung, atau bila terjadi kasus penyakit menular lainya seperti: Filariasis
2. Penyuluhan Kelompok Remaja
Penyuluhan kelompok remaja ditujukan kepada siswa-siswa sekolah setingkat SLTP dan SLTA dan dilaksanakan pada saat tahun ajaran baru dengan sasaran siswa baru. Adapun materi yang diberikanm antara lain: Napza, Kesehatan Reproduksi, IMS/Aids.
3. Pemasangan Spanduk
Pemasangan spanduk dilakukan setiap ada kegiatan yang di buat sendiri oleh Puskesmas dan setiap mendapatkannya dari Dinas Kesehatan. Spanduk yang di pasang di Wilayah Kerja Puskesmas Jombang antara lain: PelaksanaanTB Paru, Vitamin A, DBD, HKN, dan Flu Burung, serta Larangan Merokok.
4. Pemasangan Poster
Pemasangan Poster dilakukan terutama di Puskesmas, Posyandu dan Posbindu serta Sekolah, juga beberapa tempat umum lainnya seperti Kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan, Stasiun dan di pinggir jalan yang strategis.
Langganan:
Postingan (Atom)